Sabtu, 28 September 2013 | 10:55:13 WIB Oleh : Feryna

Atasi The Mariners, Paling Pas Pakai Gaya Malangan

Atasi The Mariners, Paling Pas Pakai Gaya Malangan
© GarudaSoccer.com

GarudaSoccer.com - Cara terbaik untuk meredam kekuatan Central Coast Mariners dalam laga final di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (29/9) adalah dengan menampilkan gaya Malangan, semangat fanatisme dan semangat seorang petarung. Hanya cara ini yang bisa mengatasi The Mariners, julukan juara Liga Australia itu.

Asisten Pelatih Arema Indonesia, Joko "Gethuk" Susilo menilai, The Mariners tak bisa dianggap remeh meski hanya datang dengan 12 pemain saja, juga tak didampingi pelatihnya, Graham Arnold yang harus kembali ke Australia bersama 7 pemainnya. Mereka kembali karena sudah mempunyai agenda beruji-coba dengan Newcastle Jets, klub asal Skotlandia, yang sudah dijadwalkan sebelum adanya perubahan jadwal Indonesian International Tournament of Menpora Cup 2013.

"Tim asal Australia tersebut ternyata membawa line up terbaiknya ke Malang. Meski tanpa tim pelatih, juara Liga Australia tersebut siap main dengan best starting eleven. Kita tidak peduli mereka datang bawa 15, 17 atau cuma 12 pemain. Yang penting, saya tahu kekuatan mereka sama dengan yang kita lihat saat lawan Sriwijaya FC, Persib Bandung dan Harimau Muda. Kita fokus saja untuk tim Arema sendiri," ungkap Gethuk, panggilan akrab Joko Susilo di Malang, Jumat (27/9).

Para pemain yang dibawa The Mariners dari Bandung ke Malang adalah para penghuni starter Mariners. Yakni, Justin Pasfield (kiper), Joshua Rose, Zac Anderson, John Hutchinson, Nick Montgomery, Marcos Flores, Nick Fitzgerald, Storm Roux, Trent Sainsbury, Matt Simon, Mile Sterjovski, dan Tom Slater. Mereka didampingi Asisten Pelatih, Philip Moss.

Menurut Gethuk, Mariners memiliki barisan gelandang yang berbahaya. Tak hanya sebagai pengumpan, juga bisa lakukan finishing gol dari second line. Mereka mampu menjembatani lini tengah kepada striker. Otomatis, para striker memiliki suplai bagus, team work mereka juga sangat baik.

Gethuk mengakui, kondisi fisik Arema tidak pulih seratus persen meski mendapatkan masa recovery beberapa hari. Sebab melakoni tiga pertandingan dalam lima hari jelas merontokkan kebugaran standar dari Greg Nwokolo dkk.

"Mereka sudah bugar meskipun tidak fit 100 persen dari masa istirahat dua hari ini. Penurunan sedikit wajar karena bertanding tiga kali dalam lima hari. Tapi, karena main di kandang, kita bisa mendapatkan semangat berlebih," tambah Gethuk. (gie)