Kamis, 26 September 2013 | 02:27:28 WIB Oleh : Feryna

Fisik Drop Hadapi Persepam, Arema Melaju ke Final Menpora Cup

Fisik Drop Hadapi Persepam, Arema Melaju ke Final Menpora Cup
© Syahril

GarudaSoccer.com - Berhasil melaju ke final Indonesian International Tournament - Menpora Cup 2013, penampilan Arema Indonesia yang bermain imbang 3-3 melawan Persepam Madura United, Rabu (25/9) di Stadion Jalak Harupat, Malang bisa dibilang kurang greget. "Kadit kena", begitu kata arek Malang, yang sama artinya dengan "tidak enak".

Permainan Singo Medan memang tak seciamik saat melawan Loyola Meralco Sparks, Senin (23/9) dengan ciri khasnya pressure ketat dan berani bertarung tidak terlihat sejak menit awal. Bahkan bola mengalir cenderung pelan. Hingga terjadinya gol di menit ke-24 dari titik penalti oleh Keith Kayamba Gumbs, setelah dilanggarnya Reza Mustofa di kotak terlarang, permainan Arema pun belum mengalir deras seperti ciri khasnya.

Meski tampil di bawah form terbaiknya, dan hanya memperoleh hasil imbang 2-2 lewat gol Keith Kayamba Gumbs dari titik penalti (24') dan Alberto Goncalves (68') yang kemudian dibalas oleh gol Zaenal Arif (27') serta Ezequiel Gonzales (72'), Arema tetap melaju ke final. Menanti sang juara Grup A, Central Coast Mariners.

Penampilan yang "kadit kena" itu memang diakui oleh asisten pelatih Arema Joko "Gethuk" Susilo. Tapi ia pun tidak bisa berbuat apa-apa dengan permainan lamban dari Egi Melgiansyah dkk tersebut. Kondisi fisik para pemain sangat menurun setelah melakoni tiga pertandingan dalam lima hari terakhir di turnamen itu.

"Pemain sudah tidak mungkin lagi main pressure, arena, fisik mereka telah habis. Tidak mungkin pemain Arema bisa digeber terus dengan jeda pertandingan cuma satu hari," tutur Gethuk dalam konperensi pers usai pertandingan malam kemarin.

Mensiasati kondisi fisik itu, Gethuk bermain dengan ball possession dan berusaha menjaga tempo agar kuat main selama 90 menit. Maklum, sebagian besar pemain yang turun lawan Persepam semalam, sudah kehabisan energi sejak pertandingan kedua lawan Mitra Kukar. Thierry Gathuessi, Benny Wahyudi, Greg Nwokolo, I Gede Sukadana, Cristian Gonzales hingga Keith Kayamba Gumbs telah mencicipi dua pertandingan Menpora Cup 2013.

Pemain fresh yang dimasukkan Gethuk adalah Reza Mustofa, yang hanya bermain sebentar di turnamen ini. Pemain lainnya seperti Victor Igbonefo yang baru bermain sekali, sebagai pengganti, juga tak fresh benar karena baru tampil memperkuat tim All Stars di Perang Bintang ISL di Jayapura,Papua. Meski begitu, adanya Reza memberi kontribusi tak kecil, dengan perolehan hadiah penalti setelah dia dilanggar di daerah terlarang Persepam.

Menurut Gethuk, skuad asuhan Daniel Roekito bermain menunggu diserang. Selain itu, strategi memasukkan tiga pemain segar yang belum pernah turun di turnamen ini memberi sumbangan berarti buat Persepam.

Persepam pun meski tak berhasil ke final tetap pulang dengan kepala tegak. Tak dianggap sebelah mata, disebut sebagai pelengkap saja, tapi tim kesayangan masyarakat Madura ini mampu mengungguli Mitra Kukar yang peringkat ketiga ISL. Persepam tak hanya mengalahkan Naga Mekes dengan 2-0, tapi juga unggul perolehan satu poin (4 poin dari hasil sekali menang dan sekali seri).

Kini Arema menatap laga final melawan The Mariners yang juara Liga Australia pada 29 September mendatang. Selangkah lagi mewujudkan target manajemen Arema, yakni merengkuh Menpora Cup 2013, untuk mengobati kekecewaan karena dalam satu tahun ini tak satupun gelar didapat. (gie)