Selasa, 24 September 2013 | 11:28:08 WIB Oleh : Feryna

Laga Terakhir Grup B, Pertaruhan Gengsi Tiga Tim

Laga Terakhir Grup B, Pertaruhan Gengsi Tiga Tim
© GarudaSoccer.com

GarudaSoccer.com - Tentu tak disengaja jika calon juara Grup A dan Grup B di Indonesian International Tournament – Menpora Cup 2013 ditentukan dengan satu hasil yang sama, yakni cukup dengan hasil seri bagi kedua tim yang menempati posisi teratas saat ini yakni Central Coast Mariners dan Arema Indonesia. The Mariners akan melakoni partai terakhir menghadapi tuan rumah Persib Bandung, sedang Arema yang jadi tuan rumah di Malang akan terlibat dalam derby Jawa Timur yakni meladeni Persepam Madura United.

Saingan The Mariners, julukan Central Coast Mariners untuk meraih juara grup justeru adalah lawan terakhirnya yakni Persib. Hasil seri akan mengantar juara Liga Australia ke Malang, sebaliknya jika kalah 0-1 saja maka Persib yang berangkat ke kota apel itu.

Sedang di Malang, meski Arema punya kans paling kuat menjuarai Grup B dengan 6 poin dan dukungan luar biasa dari Aremania, namun tetap harus waspada. Tak boleh lengah dan besar kepala. Jika Persepam kembali tampil dengan permainan kolektif dan fighting spirit tinggi, Singo Edan bisa keteteran. Tapi itu juga dengan catatan Arema kalah minimal tiga gol dari Persepam. Sesuatu yang rasanya mustahil terjadi.

Loyola sendiri yang makin membaik penampilannya, ditambah memburuknya Mitra Kukar, diperkirakan akan mampu mengalahkan Naga Mekes ini, meski tanpa adanya sang kapten, James Younghusband. Jika menang, klub yang disokong perusahaan listrik di Filipina itu akan mengantongi 6 poin, sama dengan Arema. Tapi itu tak cukup, karena harus mampu menang dengan minimal 3 gol (saat ini selisih gol Loyola 3-2, sedang Arema 4-2) dan Arema dikalahkan oleh Persepam.

Maka sajian yang ada di Stadion Kanjuruhan, Malang esok (pukul 15.30 dan 18.30 WIB) adalah pentahbisan Arema sebagai juara grup dan pertaruhan gengsi antara tiga tim lainnya.

Mitra Kukar tentu tak mau pulang dengan kepala tertunduk, hanya mampu mencetak satu gol, padahal menduduki peringkat ketiga ISL. Apalagi menjelang laga bergulir pelatihnya, Stefan Hansson sudah sesumbar ingin menjadi pemenang di Grup B.

Persepam pun ingin kembali dikagumi dengan fighting spirit-nya. Derby Jawa Timur akan dilakoninya dengan semangat tempur tinggi, tidak dibiarkannya Arema memetik kemenangan begitu saja. Faktor sang pelatih, Daniel Roekito pernah membesut Arema dan sampai kini masih mengantongi kartu keanggotaan Aremania bukan berarti Persepam akan memberi kemudahan jalan bagi Singo Edan itu ke final.

Sedangkan Loyola juga ingin kembali ke Filipina dengan kepala tegak karena mampu menunjukkan dirinya sebagai tim berkelas, memperkenalkan kemajuan sepakbola negaranya ke publik Indonesia. Apalagi jika mereka menang atas Mitra Kukar, dan kalau toh gagal ke final karena kalah selisih gol dengan Arema, mereka masih punya kebanggaan karena mempunyai nilai yang sama dengan calon juara turnamen ini. Bahkan membawa bekal pula, mampu menundukkan dua klub ISL, peringkat 3 dan 10 ISL.

Semua itu yang menjadikan pertandingan Rabu (25/9) esok menjadi menarik di Grup B di Stadion Kanjuruhan Malang. (gie)