Minggu, 22 September 2013 | 12:40:31 WIB Oleh : Feryna

Loyola "Loyo" Karena Aremania

Loyola \\\"Loyo\\\" Karena Aremania
© GarudaSoccer.com

GarudaSoccer.com - Loyola Meralco Sparks menjadi loyo saat bertandang ke markas tuan rumah grup B Menpora Cup 2013 Arema Indonesia, Sabtu (21/9). Loyola loyo karena keder dengan animo suporter Aremania yang begitu mendominasi atmosfer Stadion Kanjuruhan. Rupanya, kubu Sparks gamang dengan suasana game yang ditonton oleh suporter atraktif nan edan seperti Aremania.

Pelatih Sparks Vincent Santos mengakui kehadiran Aremania membuat kondisi psikologis Philip Younghusband dkk memburuk. "Kaget begitu melihat atmosfer stadion yang luar biasa. Suporter Arema begitu penuh passion. Pemain saya kaget dan tidak siap menghadapi atmosfer seperti ini," terang Vincent dalam press conference.

Padahal, pelatih berusia 43 tahun ini mengaku sudah diberi peringatan oleh para pelatih senior di Liga Filipina. Klub Indonesia khususnya Arema mempunyai basis suporter fanatik yang bisa memberi tekanan mental bagi tim tamu. Tapi, warning dari senior Vincent di Filipina sepertinya tidak diindahkan olehnya.

Praktis, Kehadiran Aremania sebagai pemain keduabelas terbukti di atas lapangan Sabtu malam. Mental James Younghusband dkk goyah dan main buruk di babak pertama. Sparks harus merasakan kekalahan pahit 1-0. Walaupun, Aremania sama sekali tidak melakukan cemooh ataupun ejekan pada Sparks dalam nyanyian-nyanyiannya.

Suporter sepakbola di Liga Filipina tidak menyajikan atraksi dan kreativitas di dalam lapangan kala laga berjalan, sehingga Sparks tidak terbiasa dilihat oleh suporter-suporter yang bernyanyi dan bergerak bersama sepanjang 90 menit. "Ini adalah pelajaran yang berharga buat kami. Basis suporter di Malang begitu atraktif. Kami terkesan," tuturnya.

Selain itu, Vincent juga memuji permainan dari Arema yang dipegang oleh Joko "Gethuk" Susilo. Ia tidak menduga permainan Arema bakal begitu lugas dan keras sejak menit awal peluit babak pertama dibunyikan. "Saya sempat minta video permainan Arema, tapi tidak dapat yang memadai. Saya terkesan dengan permainan Arema yang keras, Arema bermain di luar dugaan saya," tutup Vincent.(duy)