Jumat, 20 September 2013 | 20:01:04 WIB Oleh : yuliana

Sriwijaya Kalah, Subangkit Kecam Wasit

Sriwijaya Kalah, Subangkit Kecam Wasit
© GarudaSoccer.com

GarudaSoccer.com - Klub Sriwijaya FC harus mengakui keunggulan Central Coast Mariners (CCM) dalam pertandingan pertama turnamen sepakbola Piala Menpora 2013 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Jumat (20/9). Meskipun mengakui pasukannya kalah kelas dari klub juara Australia itu namun pelatih Sriwijaya FC, Subangkit tidak bisa menahan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit. Tak pelak lagi, dia pun mengecam wasit.

Soal pertandingan, Subangkit menyatakan permainan berjalan baik. Lanjutnya, tim lawan bermain sabar dan bisa menampilkan permainan yang sangat baik.

Subangkit, mengakui para pemainnya kalah kemampuan dibanding pemain tim asal Australia. "Dari pertandingan tadi memang dari skill kita akui mereka lebih bagus," kata Subangkit.

Ia mengatakan, skuad berjuluk 'Laskar Wong Kito' yang tampil dalam Menpora Cup didominasi pemain muda dan pemain seleksi. Bahkan hampir 50 persen adalah pemain Sriwijaya FC U-21.

"Saya kira ada beberapa pemain terutama yang dari U-21 mentalnya belum siap. Tapi ini bagus untuk memberi kesempatan pengalaman bagi mereka untuk menghadapi tim yang levelnya mungkin di atas mereka," jelasnya.

Selama 90 menit, Subangkit menilai Central Coast Mariners tampil cukup baik. "Mereka main sabar dan tidak terlalu terburu-buru," ungkapnya.

SFC sendiri datang ke Bandung tanpa target. Komposisi pemainnya pun campuran antara pemain SFC, SFC U21 dan pemain sekelsi. Dari daftar susunan pemain, hanya 3 pemain SFC yaitu Ponaryo Astaman, Boakay Eddie Foday dan Dzumafo Epandi.

"Untuk Sriwijaya memang tidak ada target. Kedua, memberikan kesempatan U-21 yang diproyeksikan senior. Pertandingan kali ini hanya 50 persen, sisanya pemain seleksi," imbuh Subangkit.

Selain itu Subangkit menyesalkan kepemimpinan wasit. Menurutnya, gol kedua Central Coast Mariners yang dicetak Nick Fitzgerald berbau offside.

"Gol kedua harusnya tidak gol. Itu ada dua meter, sebelum bola dipassing dia (Nick) sudah berdiri offside," bebernya.

Selama ini, Subangkit mengaku tidak pernah mengkritisi wasit. Tapi kali ini ia terpaksa mengkritisi.

"Saya tidak pernah mengecam kepemimpinan wasit, tapi kali ini saya kecam, gol kedua tadi offside jauh sekali," tandasnya.

"Kepemimpinan wasit tidak bagus," kata Subangkit di konferensi pers usai pertandingan. (yul)